twitter

Jumat, 17 November 2017

Akpar Majapahit Gelar Seminar Ilmiah Strategi Pengelolaan Daya Tarik Wisata di Rock Hotel

Petirtaan Jolotundo, PPLH Seloliman dan Museum Trowulan Targetkan Jadi Pilihan Wisatawan yang Datang ke Jatim
UPAYA menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Jatim khususnya di Kabupaten Mojokerto, perlu strategis komprehensif dari pengelola objek wisata budaya, alam dan lingkungan agar bisa mengimbangi kesuksesan Bali dan DI Jogjakarta sebagai daerah tujuan wisata terkemuka di Indonesia.

Untuk memposisikan diri sebagai overland-nya Bali dan Jogjakarta, maka aksesibilitas dari Surabaya menuju sejumlah objek wisata budaya, alam dan lingkungan di Kabupaten Mojokerto seperti Petirtaan Jolotundo, PPLH Seloliman, Museum Trowulan dan objek wisata yang terkait lainnya harus dibenahi secara menyeluruh termasuk menyiapkan sejumlah fasilitas pendukungnya. 
Pembangunan tol (jalan bebas hambatan) Surabaya-Mojokerto yang akan diresmikan pengoperasiannya akhir Desember 2017 mendatang, setidaknya bisa mempercepat waktu tempuh perjalanan kendaraan dari Surabaya ke Mojokerto menuju objek-objek wisata budaya, alam dan lingkungan yang selama ini menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. 
Demikian rangkuman pendapat dari diskusi panel bertajuk Strategi Pengelolaan Daya tarik Wisata Budaya, Alam dan Lingkungan yang dihelat mahasiswa Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester V di Rock Hotel Surabaya, Kamis (16/11/2017). Dalam diskusi panel yang menghadirkan tiga narasumber itu dipandu langsung oleh Asisten Direktur (Asdir) III Bidang Kemahasiswaan Akpar Majapahit Maftucha Dipl.Hot., SE, M.Par.
Tiga narasumber tersebut adalah Wicaksono Dwi Nugroho, SS, M.Hum dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Kabupaaten Mojokerto, Imam Safi’I S.Pd dari Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Jatim Seloliman, Trawas Kabupaten Mojokerto dan Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (Putri) Jatim Hedy Wahidin Saleh, SH, MBA, MSi.Par.
Seminar yang dihadiri 50-an mahasiswa D3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester I dan III, mahasiswa D3 Prodi Perhotelan Akpar Majapahit Semester I dan III, serta sejumlah Dosen dari Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata dan Perhotelan Akpar Majapahit itu secara resmi dibuka oleh Asisten Direktur (Asdir) II Bidang Umum dan Keuangan Akpar Majapahit Otje Herman Wibowo, SE, M.Par.
Demi kelancaran dan suksesnya seminar ilmiah bertajuk Strategi Pengelolaan Daya Tarik Wisata Budaya, Alam dan Lingkungan di Rock Hotel tersebut, Drs Effendi M.Pd., Dosen Mata Kuliah Umum (MKU) Prodi D3 Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata Akpar Majapahit, diminta pihak Panitia untuk memimpin doa bersama. 
Dosen Akpar Majapahit yang hadir meramaikan seminar ilmiah tersebut adalah R. Paulus W. Soetrisno M.Par (Kaprodi D3 Perhotelan), Hardhita Kusdharyanto M.Par., Agoes Sudarsono M.Par., Drs Effendi M.Pd., Renny Savitri M.Par dan Imania Ayu Wulandari MM.Par.
Sebelum diskusi panel digelar, pembawa acara Anita Permatasari dan Sarah Ferina mempersilakan dua orang koleganya yakni Sari Julianti Ningrum dan Olga Claudia Firnanda, untuk memaparkan hasil dari studi observasinya di Petirtaan Jolotundo dan PPLH Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, yang dilakukan pada 21-22 Oktober 2017 lalu.
Sari Julianti Ningrum, mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata Akpar Majapahit Semester V, memaparkan penelitiannya yang berjudul Strategi Pengelolaan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman sebagai Objek Pariwisata Alam dan Wisata Alternatif. Studi observasinya itu melalui wawancara pengelola dan pengunjung dengan memakai pendekatan analisis SWOT.
PPLH Jatim Seloliman merupakan wahana eco tourism yang cukup dikenal masyarakat karena eksistensinya yang mengedepankan berbagai aktivitas yang ramah lingkungan, mulai desain penginapannya (bungalow), cara bercocok tanam (budidaya pertanian), hingga menu yang disajikan (breakfast, lunch maupun dinner) kepada pengunjung, semuanya berbahan organik yang ramah lingkungan.
Hal sama juga dilakukan Olga Claudia Firnanda yang memaparkan hasil studi observasinya di Petirtaan Jolotundo yang berjudul Strategi Pengelolaan Situs Jolotundo sebagai Objek Pariwisata Budaya. Petirtaan Jolotundo yang merupakan bangunan cagar budaya itu berlokasi di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Situs Jolotundo itu bisa ditempuh melalui jalur darat sekitar 1,5 jam (sejauh 55 kilometer) dari Kota Surabaya. 
Situs purbakala Petirtaan Jolotundo, lokasinya sekitar 2,5 kilometer dari PPLH Jatim Seloliman, diharapkan bisa memberi inspirasi kepada wisatawan bagaimana menikmati keindahan sebuah objek wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit, sehingga memberi kesan mendalam bagi orang yang berkunjung ke sana.
Oleh beberapa kalangan, air petirtaan Jolotundo tak hanya diyakini memiliki kandungan mineral yang tinggi.Lebih dari itu, sebagian mereka percaya jika ada obat awet muda di dalamnya. Lagi-lagi karena kayanya kandungan bahan alami dari air yang bersumber dari pegunungan (Gunung Penanggungan) itu wisatawan pun berdatangan ke sana.
Mengingat Candi Jolotundo adalah pemandian ratu, lokasi seluas 1 hektare ini bukan hanya menjadi tempat wisata sejarah saja.banyak para pengalap berkah yang mandi di pemandian Jolotundo di jaman sekarang menginginkan kecantikan secantik ratu di jaman Majapahit.
Pengunjung yang melakukan ritual di sini untuk ngalap berkah. Berkah yang diharapkan oleh ritualis wanita adalah untuk menambah kecantikan dan awet muda. Khusus pada malam 1 Muharram atau 1 Suro tepat pada bulan purnama, Petirtaan Jolotundo dijejali pengunjung. Sebagian besar untuk melakukan kegiatan ritual dan sebagian lain sekadar menikmati siraman purnama objek wisata di tengah hutan rimba tersebut.
”Daya tarik wisata Petirtaan, selain syarat akan nilai sejarah dan mitos yang begitu kental, kawasan wisata ini juga memiliki fasilitas rekreatif lainnya seperti gazebo dan taman bermain anak yang dapat digunakan oleh pengunjung. Untuk masuk ke lokasi, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 10.000 per orang,” kata Claudia, sapaan akrab Olga Claudia Firanda kepada kru www.culinarynews.info, kemarin.
Sementara itu, Dosen Tour Planning dan Study Observation Prodi Usaha Perjalanan Wisata Akpar Majapahit Maftucha Dipl.Hot., SE, M.Par mengatakan, presentasi dari dua anak didiknya merupakan tugas kampus setelah dua mahasiswi Semester V ini bersama delapan koleganya, melakukan studi observasi di PPLH Seloliman dan Petirtaan Jolotundo pada 21-22 Oktober 2017 lalu.
”Makanya, dalam seminar ilmiah ini, 10 mahasiswa D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit Semester V, yang terdiri dari Anita Permatasari, Olga Claudia Firnanda, Nikita Kinanthi, Diza Faiqotus, Sarah Ferina, Alexander Stanley, Sari Julianti Ningrum, Dewa Ayu Kade Utami Dewi, Andi Ira Issah dan Eka Yuliany Kurniawati, saya tunjuk jadi panitia pelaksananya,” kata bu Ucha, sapaan akrabnya. 
Anda tertarik dengan aneka kegiatan mahasiswa di kampus Akpar Majapahit dan ingin bergabung menjadi calon mahasiswa baru, silakan menghubungi Divisi Marketing Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga. (ahn)
*Akpar Majapahit
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya
Telp: 031-8480821-22. 081216181016. 081233752227. PIN: D369634B, D30D351C
.
-Tristar Institute -
School of Culinary - Baking Pastry Art, Food Technology, Hospitality, Cruise, D3 Hotel & Tourism.
.
*Tristar S1 Teknologi Pangan
Raya Jemursari 234. Surabaya.
Telp: 031-8480821-22. 081216181016. 081233752227. PIN: D369634B, D30D351C
.
*Tristar Institute Bogor
Jln. Raya Tajur No 33, Bogor
Telp: 0251-8574434, 081217929008 PIN: 53B4EFD8
082231372022 PIN: 2A6A1F4E.
.
*Tristar Institute BSD
Jln. Pahlawan Seribu - Raya Serpong Ruko BSD Sektor 7 / Blok RL 31-33
Telp: 021-5380668, 081232539310. PIN: D34223AE.
.
*Tristar Institute Kota Wisata Batu
Jln. Bukit Berbunga 10 Batu
Telp: 0341-3061525, 081232539310 PIN: D34223AE.
.
*Tristar Institute Kaliwaron
Jln. Raya Kaliwaron 58 - 60 Surabaya Telp: 031 5999593, 082230059993. 08585895799993.
Pin: 5BOD4B28. 595410A.
.
Tristar Institute memberikan ruang belajar bagi Anda yang ingin menjadi profesional chef.... Come & join us !
.
#CulinaryArt #CulinarySchool #CulinaryClass #TristarCulinaryInstitute #TristarInstitute #TristarBogor #TristarBSD #TristarBatu #TristarSurabaya #Foodpreneur #FoodTechnology #LoveCooking #Culinology #KuliahTataboga #KuliahMasak #Gourmet #Kitchen #CookingStudio #ModernKitchen #Gastroart #CulinaryAcademy #ArtOfPlating #CelebrityChef #D3Perhotelan #SekolahKuliner #CookingStudio #Food #BelajarMasak #CookingSchool #SekolahMasak #PoliteknikSurabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar